Kamis, 02 Juli 2009

Pilpress 2009 - Jangan ragu-ragu

Banyak orang tanya kepada saya, siapa sih yang mau Anda pilih?

Kepada mereka saya katakan, bahwa ketiga Calon Presiden kita kali ini, pernah atau bahkan masih menjabat jabatan kepresidenan.

Jadi, tinggal kita lihat saja mana yang kinerjanya paling baik?

Tapi teman-teman saya tetap bertanya siapa donk?

Menurut saya pribadi, sebetulnya tidak susah, karena dari ketiga CaPres, tinggal dua yang menurut saya, yang hasilnya dapat dirasakan oleh rakyat.
Yakni, Nomor 2 dan 3.

Lho kenapa yang satu tidak?

Menurut saya lagi, Nomor satu waktu memimpin banyak sekali asset negara yang dijual. Contohnya BUMN 2 besar dan vital yang bagaimanapun tidak dapat dibenarkan dari sisi apapun. Karena itu merupakan ciri khas perekonomian Bangsa. Kalau dijual, apalagi yang vital, membuat kita membuka luka di tubuh kita sendiri.

Menjual BUMN merupakan langkah awal untuk mematikan ekonomi kerakyatan.

Jadi jangan lupa nanti tanggal 8, pilih lah dengan cermat. Selamat memilih....

6 komentar:

Kifni mengatakan...

wah...kalau saya justru nomor 2 (DUA) yang tidak bakan dipilih....
kalau jaman mega jua; BUMN bukanya sekarang juga banyak...pertumbuhan ekonomi yang dibangga2kan itu tidak berkualitas, yang tumbuh hanya yg besar2, kita lihat apa yg akan dilakukan kedepan, karena sejarah semuanya tidak baik...
jika melihat program nomor 1 dan 3 jauh leboh baik, punya taget optimis dan tujuanya jelas mensejahterakan rakyat jadi pilihan utama,,,saya masih ragu sama nomor dua...
Kita pilih Presiden Bukan KeTua Kelas...!!:D

easy download mengatakan...

pilih dengan hati nurani bos

Suara Petualang mengatakan...

aku udah contreng lho tadi...

HOTTEST mengatakan...

Hi friend u r blog nice...pls cm again by fraudmamy , indianrocksstar

Dilarang Melarang mengatakan...

Siapa pun presidennya tidak akan merubah nasib kita...karena yang dapat merubah nasib kita adalah diri kita sendiri
betul ga..?

HOTTEST mengatakan...

Hi friend u r blog nice...pls cm again by fraudmamy , indianrocksstar

Proyek Bersih Parpol Hanya Slogan - AntiKorupsi.org